Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earnings Per Share (EPS) terhadap harga saham perusahaan sektor konsumen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Sampel penelitian terdiri dari 72 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dalam rentang waktu yang sama. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel untuk mengolah dan menginterpretasikan data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ROE dan EPS tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor konsumen. Namun, ketika faktor-faktor tersebut dianalisis secara simultan, ROE, ROA, NPM, dan EPS secara bersama-sama memberikan pengaruh yang substansial terhadap pergerakan harga saham di industri barang konsumsi manufaktur. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor cenderung mempertimbangkan kombinasi dari berbagai rasio keuangan dalam menilai nilai saham suatu perusahaan, bukan hanya satu indikator secara terpisah. Selain itu, kondisi pasar dan faktor eksternal lainnya juga dapat mempengaruhi hubungan antara kinerja keuangan dan harga saham. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika industri serta faktor makroekonomi menjadi aspek penting dalam analisis investasi di sektor ini.
Copyrights © 2025