Globalisasi mendorong perusahaan untuk beroperasi secara internasional, sehingga meningkatkan kompleksitas dalam manajemen dan pengambilan keputusan. Akuntansi manajemen sebagai alat pengendalian harus mampu beradaptasi dengan lingkungan global yang dinamis. Desentralisasi, yaitu pendelegasian wewenang pengambilan keputusan ke unit-unit di berbagai negara, meningkatkan respons terhadap pasar lokal dan motivasi manajer, namun juga menimbulkan tantangan dalam koordinasi dan pengendalian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara berbagai bentuk desentralisasi dan dimensi sistem akuntansi manajemen (SAM) terhadap kinerja manajerial perusahaan multinasional. Metode deskriptif kualitatif digunakan melalui studi literatur sistematis terhadap publikasi tahun 2021 hingga 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa efektivitas desentralisasi bergantung pada keselarasan antara desain SAM dan faktor kontekstual. Karakteristik SAM seperti broadscope, ketepatan waktu, agregasi, dan integrasi, berpengaruh signifikan terhadap evaluasi kinerja, terutama bila dikombinasikan dengan pendekatan Balanced Scorecard. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman mengenai bagaimana desentralisasi dan SAM dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja manajerial dalam menghadapi ketidakpastian bisnis internasional.
Copyrights © 2025