Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 1994-2024 menggunakan model Vector Error Correction Model (VECM). Data yang digunakan adalah data sekunder tahunan dari World Bank, dengan variabel utama meliputi pertumbuhan ekonomi (PDB), inflasi, dan tingkat pengangguran. Hasil uji stasioneritas menunjukkan bahwa seluruh variabel stasioner pada tingkat first difference. Uji kointegrasi mengindikasikan adanya hubungan jangka panjang antara ketiga variabel. Estimasi VECM mengungkapkan bahwa inflasi dan tingkat pengangguran memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, sementara mekanisme koreksi kesalahan menunjukkan penyesuaian yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi. Analisis Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) memperlihatkan bahwa guncangan pada inflasi dan tingkat pengangguran berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, meskipun kontribusinya relatif kecil dalam jangka panjang. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi untuk mengendalikan inflasi dan mengurangi pengangguran guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025