Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Musi Rawas. Sampel penelitian terdiri dari 43 pegawai yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.067), serta kecerdasan intelektual berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.177). Motivasi terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.000). Selain itu, kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi pegawai (p-value = 0.248), sedangkan kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai (p-value = 0.004). Analisis jalur juga menunjukkan bahwa motivasi tidak mampu menjadi variabel intervening dalam pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.373), namun motivasi dapat menjadi variabel intervening yang signifikan dalam pengaruh kecerdasan intelektual terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.012). Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kecerdasan intelektual dapat meningkatkan motivasi yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja pegawai, sedangkan kecerdasan emosional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan baik langsung maupun melalui motivasi.
Copyrights © 2025