EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication)
Vol 8, No 1 (2025)

PENGAMAN PENYEDOT LENDIR PADA PASIEN YANG LAHIR DENGAN ASFIKSA BERBASIS SENSOR HC-SR04

Ahdiyat FAJARULLAH (Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin)
Gusti Eddy Wira Pratama (Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2025

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di Indonesia, dengan kontribusi sebesar 27%. Penanganan dini sangat penting, salah satunya melalui penyedotan lendir pada saluran napas bayi. Alat penyedot lendir manual yang selama ini digunakan memiliki berbagai kelemahan seperti risiko tertelannya cairan oleh tenaga medis dan keterbatasan jangkauan hisap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat penyedot lendir otomatis berbasis microcontroller Arduino Uno dan sensor ultrasonik HC-SR04 yang mampu mengatur tekanan hisap berdasarkan jarak lendir secara real-time.Metode penelitian dilakukan melalui perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem yang terdiri atas sensor HC-SR04, Arduino Uno, motor pump, dan mucus extractor. Pengujian meliputi respons sensor, daya hisap optimal, dan efektivitas alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat mampu mendeteksi jarak secara akurat dan menghasilkan tekanan sesuai standar Kementerian Kesehatan RI untuk neonatus (50–95 mmHg), dengan tingkat keberhasilan penyedotan mencapai 89%.Meskipun alat menunjukkan performa yang baik, fluktuasi pembacaan jarak dan keterbatasan daya motor masih menjadi kendala. Oleh karena itu, pengembangan lebih lanjut diperlukan dengan menambahkan sistem alarm otomatis dan peningkatan stabilitas tekanan motor. Alat ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dan aman bagi tenaga medis dalam menangani kasus asfiksia neonatal.

Copyrights © 2025