Indonesia memiliki konsumen rokok sebesar 28,6% dari jumlah populasi masyarakat Indonesia. Sehingga rokok menjadi komoditi penyumbang pendapatan negara dan disisi lain memiliki dampak tidak baik untuk kesehatan masyarakat. Untuk menekan dampak buruk rokok pemerintah Indonesia meningkatkan cukai dan pajak rokok sehingga harga rokok perbungkus menjadi naik. Dengan harga rokok terus naik sehingga daya beli masyarakat menurun ini menyebabkan seluruh rantai pasok industri rokok turun secara perlahan. Kebijakan pemerintah dalam meningkatkan ekonomi salah satunya adalah mencanakan ekonomi kerakyatan ekonomi kerakyatan yaitu berangkat dari ide-ide kreatif rakyat dalam mengembangkan perekonomian yang didukung oleh negara dari konsep ekonomi kerakyatan industri rokok dapat dijalankan dalam skala UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Orientasi Enterpreneur dan Pengaruh Luar Perusahaan terhadap Strategi Bisnis dalam usaha komoditas tembakau. Hasil analisis dengan metode korelasi Pearson dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data pada penelitian ini bahwa Strategi Bisnis dipengaruhi oleh orientasi enterpreneur dan Pengaruh Luar Perusahaan. Orientasi Enterpreneur dan Pengaruh Luar Perusahaan harus diasah dan terus ditingkatkan agar berdampak signifikan terhadap kekuatan strategi bisnis tembakau yang inovatif.
Copyrights © 2024