Penerimaan calon operator mesin produksi merupakan proses krusial dalam industri manufaktur, karena menentukan kualitas dan efisiensi produksi. PT Mitra Bali Sukses menghadapi tantangan dalam memilih calon yang paling sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan untuk mendukung proses produksi yang optimal. Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana memilih calon operator mesin yang paling sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini membahas hasil perbandingan dua metode yaitu TOPSIS dan SMARTER, dalam seleksi calon operator produksi mesin di PT Mitra Bali Sukses. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data Usia , pengalaman , penampilan , hasil wawancara , dan jenjang Pendidikan . calon operator produksi mesin di PT Mitra Bali Sukses pada tahun 2022. Data tersebut dianalisis menggunakan kedua metode untuk mengevaluasi keefektifan masing-masing dalam menghasilkan kandidat yang paling tepat. Penelitian ini menghipotesiskan bahwa metode TOPSIS lebih unggul dibandingkan SMARTER dalam menghasilkan kandidat calon operator produksi yang sesuai dengan kriteria perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode TOPSIS menunjukkan nilai akurasi dan presisi yang lebih tinggi dibandingkan SMARTER. Oleh karena itu, metode TOPSIS direkomendasikan untuk digunakan dalam proses penerimaan karyawan produksi di PT Mitra Bali Sukses guna meningkatkan kualitas seleksi dan efektivitas kinerja operator produksi.
Copyrights © 2025