Preeklamsia dan eklampsia menyebabkan tingginya angka kematian dan kesakitan neonatal serta ibu. Secara global, kondisi ini diperkirakan menyumbang 14% kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kolaborasi antarprofesional dalam penanganan Preeklampsia dan eklampsia. Scooping review disusun menggunakan framework PRISMA-ScR dengan pencarian artikel menggunakan database PubMed, Ebsco, dan Science Direct, dan tahap selanjutnya adalah Critical Appraisal menggunakan The Joanna Brings Institute (JBI). berdasarkan pencarian artikel dari tiga database yaitu PubMed, ScienceDirect, dan EBSCO, dalam konteks ini, kriteria inklusi meliputi artikel akses terbuka, artikel berbahasa Inggris, dan artikel teks lengkap, sedangkan kriteria eksklusi meliputi buku dan makalah review serta penelitian dalam bentuk tesis. Hasil penelitian scoping review ini menunjukkan bahwa penatalaksanaan dalam penanganan preeklamsia dan eklampsia, serta hambatan dalam penerapan praktik kolaboratif interprofesional memerlukan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat serta membangun model kolaborasi untuk meningkatkan kerjasama tim yang baik dengan dokter spesialis kandungan sesuai peran dan tanggung jawabnya. Pelayanan kebidanan diberikan kepada pasien preeklampsia untuk menjamin kesinambungan pelayanan antenatal, persalinan, dan nifas. penatalaksanaan preeklampsia yang efisien memerlukan pendekatan kolaboratif dan multidisiplin.
Copyrights © 2025