Proses sketsa ide dalam perencanaan dan perancangan desain secara umum tidak bisa ditinggalkan, khususnya dalam pengembangan ide dasar dari sebuah konsep perencanaan dan perancangan desain interior. Proses sketsa ide ini akan memberikan kemudahan dan gembaran awal seorang desainer dalam menyusun konsep desain secara utuh. Teknik dan metode menggambar sketsa perlu dipelajari sekaligus dikuasai oleh seorang desainer, dari teknik dasar menggambar, gambar tiga dimensi, gambar perspektif, teknik arsir dan pewarnaan pada gambar sketsa ide yang dirancang. Penyajian gambar-gambar sketsa ide perlu dijabarkan secara detail, dari perencanaan sketsa ide ruang, perencanaan detail produk interior, furniture dan elemen pendukung interior lainnya. Tujuan penulisan ini sebagai cara menuangkan ide-ide kreatif desain di atas kertas, sehingga konsumen dapat melihat proses dan hasil visualisasi yang diharapkan. Kemampuan menggambar sketsa ide dalam perencanaan desain interior sangat diperlukan, untuk kebutuhan media komunikasi visual antara desainer dengan klien. Metode penelitian adalah analisis deskriptif dengan studi kasus konsep perencanaan dan perancangan desain interior. Dari proses data eksisting, informasi klien, olah data dengan gambar-gambar sketsa awal yang dipadukan dengan pendekatan gaya dan tema yang diangkat, dilanjutkan dengan proses sketsa ide secara menyeluruh dan dilengkapi dengan keterangan-keterangan gambar yang informatif serta komunikatif.Kesimpulan penelitian bahwa proses sketsa ide pada konsep perencanaan dan perancangan desain interior sangat diperlukan dan sebagai media edukasi bagi calon desainer dalam mengawali usaha di bidang desain interior.
Copyrights © 2024