Fokus penelitian ini adalah Masjid Lautze, lebih tepatnya pada peluang dan tantangan pemanfaatan media sosial serta kontribusinya dalam menyebarluaskan dan menumbuhkan paham moderasi beragama di kalangan Tionghoa mualaf di wilayah Jakarta khususnya, serta cabang-cabangnya di Jawa Barat. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dan menggunakan metode penelitian historis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui bagaimana ukhuwah Islamiyah tetap terjalin di kalangan masyarakat Tionghoa di Masjid Lautze dengan memanfaatkan media sosial dan aplikasi perpesanan. Peneliti melakukan observasi dan wawancara dengan warga masyarakat, tokoh Tionghoa mualaf, tamu undangan, dan pembina jamaah. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan observasi, penyambutan dan pengorganisasian Tionghoa mualaf tidak hanya dilakukan secara langsung melalui acara yang telah dijadwalkan tetapi juga dengan memanfaatkan media sosial seperti Youtube, Instagram, juga live streaming karena penyebarannya yang sangat cepat dan sasarannya adalah generasi muda.
Copyrights © 2025