Kabupaten Jember memproduksi ikan lele konsumsi sebesar 8.417 ton. Salah satunya Desa Patemon Kabupaten Jember yang berpotensi untuk melakukan usaha budidaya ikan lele konsumsi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) pendapatan dan efisiensi usaha budidaya ikan lele konsumsi di Desa Patemon Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, (2) faktor internal dan faktor eksternal pada usaha budidaya ikan lele konsumsi, (3) strategi pengembangan usaha budidaya ikan lele konsumsi. Metode pengambilan sample dengan purposive sampling. Pendapatan dan efisiensi ke tiga responden budidaya ikan lele konsumsi di lokasi penelitian yaitu Bapak Munir sebesar Rp. 16.069.267 dengan nilai R/C ratio 1,29. Bapak Sumarto sebesar Rp. 15.838.601 dengan nilai R/C ratio 1,30. Bapak Ali Wafa sebesar Rp. 32.216.134 dengan nilai R/C ratio 1,26. (2) Faktor internal menunjukkan bahwa kekuatan (S) terbesar yaitu SDA yang mendukung, saprodi dan bibit ikan lele mudah didapatkan, kelemahan (W) terbesar yaitu penanganan hama dan penyakit dan faktor eksternal menunjukkan bahwa peluang (O) terbesar yaitu kondisi lingkungan yang aman dan peluang pasar yang cukup tinggi, ancaman (T) terbesar yaitu persaingan antar pembudidaya ikan lele. (3) Hasil analisis SWOT pada usaha ini terletak pada strategi S-O (Strenght-Opportunities). Strategi S-O merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan internal yang dimiliki usaha untuk memanfaatkan peluang yang ada.
Copyrights © 2025