Abstrak : Penelitian ini mengkaji penerapan model AISAS (Attention, Interest, Search,Action, Share) untuk memperkuat strategi promosi MAXlife, merek makanan kucing barudi Indonesia yang bersaing ketat dengan merek besar seperti Whiskas dan Me-O.Menggunakan metode kualitatif, termasuk analisis data audiens (STP), engagement rate,dan analisis SWOT, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam meningkatkankesadaran merek dan penjualan. Strategi memanfaatkan media sosial, terutamaInstagram, untuk menonjolkan keunggulan MAXlife, seperti manfaat anti-hairball danpencegahan FLUTD. Melalui konten yang menarik, kolaborasi influencer, dan storytelling,MAXlife dapat membangun asosiasi positif dan kepercayaan konsumen. Rekomendasiyang dihasilkan bertujuan untuk membantu MAXlife menonjol di pasar yang kompetitif,sekaligus membangun loyalitas konsumen dalam jangka panjang di industri makananhewan peliharaan. Kata kunci: Model AISAS, Kesadaran Merek, Pakan Kucing, MAXlife
Copyrights © 2025