iperemesi gravidarum (HEG) HEG dapat menimbulkan resiko kesehatan hingga kematian ibu dan bayi. HEG juga dapat menyebabkan pertumbhuahan janin lambat, kelainan bawaan, dan berat badan lahir yang rendah pada bayi. Menangani mual muntah selama masa kehamilan dapat dilakukan menggunakan tindakan non farmakologi maupun farmakologi. Hiperemesis gravidarum pada ssat kehamilan juga ype ditangani serta diobati oleh ekstrak jahe (Zingiber Officenale Roscoe). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas mengonsumsi minuman jahe terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest and posttest design yaitu suatu teknik untuk mengetahui efek sebelum dan sesudah pemberian perlakuan dan metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi (pengamatan) dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat adanya penurunan derajat emesis gravidarum pada ibu hamil. Hasil uji statistic wiloxon menunjukkan secara statistik adanya perbedaan skala emesis gravidarum sebelum dan sesudah pemberian minuman jahe pada ibu hamil trimester satu di desa Kaliputih kecamatan Alian kabupaten Kebumen. Simpulan penelitian minuman jahe sangat efektif untuk mengatasi mual muntah pada kehamilan trimester 1.
Copyrights © 2025