Body shaming merupakan bentuk perilaku negatif yang melibatkanpenghinaan atau kritik terhadap penampilan fisik seseorang, yang sering kali terjadidi ruang digital seperti media sosial. Fenomena ini semakin meningkat dengandampak psikologis yang besar pada korban, seperti penurunan rasa percaya diri,kecemasan, hingga depresi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang danmenciptakan sebuah motion graphic yang mengangkat tema perilaku body shamingyang terjadi di media sosial. Sebagai respons terhadap masalah ini, motion graphicdipilih sebagai medium komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan secaraaudio visual. Proses perancangan motion graphic ini dimulai dengan pengumpulandata mengenai fenomena body shaming dengan pendekatan kualitatif melaluiwawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur analisis data. Motion graphicyang dihasilkan diharapkan dapat menjadi alat edukasi yang efektif, mampumeningkatkan kesadaran mengenai bahaya body shaming dan mengajak audiensuntuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Selain itu, melaluivisualisasi yang menarik, motion graphic ini bertujuan untuk mendorong perubahanperilaku dengan memberikan kontribusi positif dalam membangun lingkungan digitalyang lebih inklusif dan mendukung.Kata kunci: Motion Graphic, Body Shaming, Media Sosial, Edukasi.
Copyrights © 2025