Penelitian ini menganalisis pengaruh perceived quality dan brand trust terhadap loyalitas konsumen, dengan Influencer Marketing sebagai mediator pada Perempuan Muslim Watampone menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data melalui distribusi kuesioner kepada 200 Perempuan Muslim di Watampone yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dan bantuan perangkat lunak Smart-PLS 4. Temuan penelitian mengindikasikan pengaruh signifikan perceived quality dan brand trust terhadap loyalitas konsumen. Sementara itu influencer marketing tidak berperan dalam memediasi perceived quality dan brand trust terhadap loyalitas konsumen dalam penggunaan kosmetik halal. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan kepada produsen tetap mempertahankan kualitas produk, terutama dalam aspek kesesuaian dengan standar halal, keamanan, dan efektivitas produk, serta meningkatkan daya tarik visual dan kemasan produk yang lebih inovatif dan informatif. Selain itu, transparansi dalam komunikasi merek perlu diperkuat melalui keterbukaan mengenai informasi bahan, proses produksi, dan sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Strategi pemasaran melalui influencer dapat dioptimalkan dengan selektif terhadap influencer kredibilitas tinggi dan pemahaman mendalam tentang kosmetik halal, serta menggunakan pendekatan yang lebih edukatif dalam menyampaikan informasi kepada konsumen.
Copyrights © 2025