Sampah merupakan produk yang sudah tidak digunakan kembali. Penumpukan sampah yang berlebihan dapat membuat permasalahan sosial dan lingkungan. Kasus timbulan sampah yang meningkat ini menjadi masalah serius di berbagai wilayah Indonesia termasuk Kota Malang. Sampah yang tidak dikelola dengan tepat dapat menyebabkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, diperlukan adanya tindakan strategi yang efektif untuk pengelolaan sampah di Kota Malang. Prediksi menggunakan metode peramalan yang optimal menjadi salah satu langkah yang dibutuhkan untuk bisa menentukan strategi pengelolaan sampah yang tepat. Data timbulan sampah Kota Malang yang tersedia pada web resmi SIPSN adalah data volume sampah mulai dari tahun 2019 hingga tahun 2023. Sampel data tersebut berjumlah kurang dari 10, sehingga dilakukan analisis perbandingan menggunakan metode peramalan regresi linier dan single moving average. Perhitungan peramalan pada kedua metode menggunakan rumus persamaan, khusus untuk model regresi linier memanfaatkan tools rapidminer untuk lebih mengoptimalkan hasil. Kedua metode tersebut menghasilkan model peramalan dari data aktual yang digunakan pada studi kasus ini. Metode peramalan regresi linier dan single moving average dinyatakan baik karena mempunyai nilai MAPE diantara rentang 10%-20%. Namun, model regresi linier lebih optimal digunakan dalam perhitungan karena memiliki nilai MAPE yang lebih kecil yaitu sebesar 11,28% dibandingkan single moving average yang memiliki MAPE sebesar 12,36%.
Copyrights © 2025