Di era digital saat ini, dakwah mulai masuk ke berbagai lini kehidupan masyarakat. Satu sisi, keadaan ini membawa dampak positif bagi semaraknya penyebaran nilai-nilai dakwah Islam. Namun, pada sisi yang lain panggung dakwah kerap diisi oleh da’i-da’i yang kurang kompeten dalam bidangnya. Oleh sebab itu, dengan menggunakan metode kualitatif penelitian ini membahas beberapa permasalahan, yaitu: Pertama, bagaimana urgensi da’i bersanad secara keilmuan? Kedua, bagaimana komptensi dan karakteristik da’i yang ideal dalam dakwah? Berdasarkan rumusan masalah tersebut ditemukan hasil penelitian berikut: Pertama, setiap da’i wajib memiliki sanad keilmuan yang bersambung. Sumber-sumber utama ajaran Islam yakni al-Qur’an dan Sunnah disusun menggunakan metode sanad yang bersambung sampai pada sumber utama. Kedua, kompetensi dan karakter da’i yang ideal memiliki beberapa ciri yaitu: a). Narasi dakwahnya informatif. b). Menjadikan dakwah sebagai wahana pengajaran, pendidikan, dan pembelajaran, c). Muatan dakwah sarat dengan nilai, serta inspirasi. d). Tidak mengesampingkan usur hiburan yang bisa menyejukkan.
Copyrights © 2024