Musik campursari yang diperkenalkan oleh Didi Kempot menjadi bentuk nyata terhadap hegemoni musik asing. Melalui karya- karya yang diciptakannya Almarhum berusaha untuk melihat lebih dekat pengalaman pribadi dan banyak orang menjadi sebuah seni yang dapat dinikmati bersama. Maka, musik Jawa pop yang diusungnya kerap bertemakan pengalaman dan persinggungannya dengan realita. Melalui metode kualitatif yang dikaji dalam sudut pandang kritis, melalui kajian netnografi dengan teori estetika music yang di gagas oleh Theodor W. Adorno, melalui; autonomi music, kritik kebudayaan massa, mimesis, estetika negatif, seni sebagai bentuk kritik sosial, dan musik sebagai contoh puncak seni, kita akan mendapatkan pengetahuan dan melihat dengan jernih bahwa spiritualitas musik yang dibawakan oleh Didi Kempot sarat dengan upaya menghadirkan pengalaman yang dibahasakan melalui nada dan bahasa. Spiritualitas music Didi Kempot bercermin dan bersandar pada keontetikan diri yang sungguh melihat kedalaman serta kedewasaan tangan dalam berkarya. Musik campursari adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban terhadap keragaman musik yang ada di tanah air dan ini menjadi salah satu kekayaan bangs akita terhadap seni
Copyrights © 2025