Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik, tantangan, dan kebutuhan pengembangan pelaku usaha Warmindo di Kabupaten Sumedang. Latar belakang penelitian adalah pertumbuhan usaha Warmindo yang pesat namun masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian menggunakan metode kuantitatif -deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan data diperoleh melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Teknik ini digunakan untuk menggambarkan karakteristik variabel-variabel yang diteliti, mengidentifikasi hubungan antarvariabel, serta menarik kesimpulan berdasarkan data kuantitatif yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Warmindo didominasi oleh pelaku usaha mikro berbasis sumber daya lokal, mayoritas perempuan dewasa berpendidikan rendah. Sebagian besar pelaku baru memulai usaha dalam satu tahun terakhir, beroperasi sepanjang hari, dan memiliki motivasi tinggi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan keterampilan wirausaha, pengelolaan operasional dan keuangan, inovasi produk, serta akses terhadap modal dan lokasi strategis. Kesimpulannya, pengembangan usaha Warmindo memerlukan strategi terintegrasi berupa penguatan akses lokasi usaha, pembiayaan mikro, program pendampingan intensif, diversifikasi produk, peningkatan efisiensi operasional, penguatan jaringan sosial, serta evaluasi berkala atas program dukungan. Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga terkait sangat penting untuk mendorong pertumbuhan Warmindo yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Sumedang. Kata kunci: Warmindo, usaha mikro, wirausaha, pengembangan usaha, Kabupaten Sumedang
Copyrights © 2025