Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia setelah HIV/AIDS, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menyebar melalui percikan air liur, di mana individu yang terinfeksi dapat menularkan penyakit kepada orang sehat melalui percikan yang terhirup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasien atau keluarga pasien dengan perilaku pencegahan penyakit tuberculosis (TB) di Rumah Sakit Advent Bandung. Metode pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, di mana diambil sampel sebanyak 42 dari total populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69% responden memiliki pengetahuan baik tentang Tuberculosis, sementara 31% berada dalam kategori cukup. Selain itu, 83.3% responden menunjukkan perilaku pencegahan yang baik, sedangkan 16.7% berada dalam kategori cukup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan tingkat pengetahuan berkontribusi positif terhadap perilaku pencegahan Tuberculosis, menekankan pentingnya edukasi kesehatan sebagai strategi utama dalam mengurangi penularan penyakit.
Copyrights © 2025