Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2017 yaitu 177 kematian per-100 ribu kelahiran hidup (Kemenko PMK, 2020). Sedangkan data sensus penduduk AKI Tahun 2020 kembali meningkat menjadi 189/100.000 kelahiran hidup dan menempati posisi kedua tertinggi AKI di ASEAN. Tingginya AKI dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, namun kebanyakan AKI terjadi karena faktor hamil dan melahirkan yang salah satunya adalah unmet need KB. Kejadian kasus unmet need KB dipengaruhi oleh berbagai faktor karena bersifat multidimensional.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan jumlah anak hidup dengan niat menggunakan alat kontrasepsi pada WUS dengan kondisi unmet need. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan melalui survei dan wawancara. Besar sampel diperoleh melalui simple random sampling dan didapatkan sebanyak 54 pasangan usia subur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan jumlah anak hidup (p-value: 0,002) dengan niat menggunakan alat kontrasepsi pada WUS dengan kondisi unmet need. Tingkat pendidikan (p value : 0,088) tidak berhubungan dengan niat menggunakan alat kontrasepsi. asangan usia subur dengan jumlah anak hidup kurang dari ≤ 2 memiliki lebih banyak niat terhadap penggunaan alat kontrasepsi. Meskipun tingkat pendidikan tidak memiliki hubungan signifikan terhadap niat menggunakan alat kontrasepsi, dalam penelitian ini ditemuukan lebih banyak wanita usia subur dengan pendidikan tinggi memiliki niat untuk menggunakan alat kontrasepsi
Copyrights © 2025