Sekolah Menengah Pertama merupakan jenjang pendidikan formal tingkat kedua setelah sekolah dasar yang ditempuh selama 3 tahun di Indonesia sekolah menengah pertama swasta memerlukan biaya yang cukup besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai sumber pembiayaan serta strategi pengelolaan dana yang diterapkan di SMP Remaja Parakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber dana sekolah berasal dari dana yayasan, dana bantuan operasional sekolah dari pemerintah, dana pokok pikiran, sumbangan alumni, iuran orang tua siswa, dan pendapatan dari sewa kantin. Strategi pengelolaan dilakukan dengan perencanaan dan pelaporan keuangan secara transparan kepada yayasan dan dinas pendidikan. Sekolah juga menghadapi tantangan dalam hal ketepatan pembayaran iuran serta keterbatasan jumlah siswa. Sebagai solusi, sekolah menerapkan pendekatan kolaboratif dengan yayasan dan wali murid serta memanfaatkan jaringan alumni. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa diversifikasi dan manajemen yang transparan terhadap sumber pembiayaan sangat penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan di sekolah swasta.
Copyrights © 2025