Distribusi barang dan jasa antarwilayah merupakan inti kegiatan sektor logistik dan transportasi, yaitu dengan mengelola aliran barang dari asal ke tujuan akhir dengan dukungan sarana transportasi agar distribusi berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan inflasi terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor transportasi dan logistik. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014–2023. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 8 perusahaan sebagai sampel penelitian, dengan total 80 data observasi untuk masing-masing variabel setelah mengeliminasi data ekstrem. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi laporan tahunan dan keuangan perusahaan yang diperoleh dari website resmi BEI dan perusahaan terkait. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.Temuan menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sejalan dengan teori sinyal sehingga hipotesis pertama (H1) diterima. Sementara itu, inflasi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, yang berarti hasil ini tidak sejalan teori Keynesian dan hipotesis kedua (H2) ditolak.
Copyrights © 2025