Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rata-rata tingkat pendidikan, upah minimum provinsi, dan persentase pekerja informal non-pertanian terhadap tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia. Data sekunder diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel tingkat pendidikan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap TPT. Sebaliknya, variabel upah minimum dan proporsi pekerja informal non-pertanian tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Temuan ini menekankan pentingnya reformasi pendidikan sebagai strategi utama dalam mengurangi pengangguran, serta perlunya perencanaan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar tenaga kerja di Indonesia.
Copyrights © 2025