Dalam lingkungan bisnis global yang dinamis, perusahaan multinasional menghadapi tantangan dalam mengelola transaksi antar-unit akibat struktur desentralisasi, yang dapat memengaruhi tindakan manajerial, efisiensi operasional, dan kerja sama antar unit. Semakin pesatnya pertumbuhan perusahaan multinasional yang menuntut pengendalian transaksi internal yang akurat agar tujuan pengendalian manajerial dan kepatuhan pajak dapat tercapai secara seimbang. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menelaah teori, konsep, serta studi kasus yang relevan mengenai praktik harga transfer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga transfer yang dirancang dengan prinsip kewajaran dapat meningkatkan akuntabilitas, efisiensi operasional, evaluasi kinerja divisi, dan mendukung alokasi sumber daya yang tepat. Namun demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa risiko penghindaran pajak, asimetri informasi, serta potensi konflik antar unit bisnis. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang ketat, transparansi, dan kebijakan harga transfer yang selaras dengan struktur organisasi agar sistem ini efektif mendukung kinerja dan kepatuhan perusahaan.
Copyrights © 2025