Mual dan muntah merupakan salah satu tanda utama kehamilan, yang sudah dikenal sejak zaman Hippocrates (Lepcha et al., 2020). Secara global, 90% wanita hamil mengalami mual dan/atau muntah, muntah-muntah selama trimester pertama kehamilan. Hal yang fisiologis tersebut apabila tidak ditangani akan menjadi hal yang patologis yaitu terjadi hiperemesis gravidarum. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis untuk mengatasinya yaitu dengan akupresure pada titik Nieguan (P6) dan Su Zan Li (ST36) penekanan diberikan dengan searah jarum jam menggunakan ibu jari selama 2-10 menit 4 kali sehari yaitu pagi, siang, sore dan malam sebelum tidur dalam 7 hari dengan posisi yang nyaman bagi ibu. Tujuan : Untuk meningkatkan pengetahuan teknik akupresure yang bisa dilakukan sendiri oleh ibu hamil. Metode Pelaksanaan : Terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan pelaporan. Terdapat 16 responden ibu hamil trimester I di Puskesmas Pembantu Plososari Bidan Teta Irayanti, AMd.Keb Hasil : Berdasarkan uji statistic Wicoxon diperoleh hasil p-value = 0,000 dan nilai = 0,05. Maka p < sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan emesis gravidarum sebelum dan sesudah diberikan akupresure dengan kombinasi titik Neiguan (P6) dan Zu San Li (St36) pada ibu hamil trimester I. Hal ini menunjukan ada keefektifan yang signifikan akupresure dengan kombinasi titik Neiguan (P6) dan Zu San Li (St36) terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan : Akupresure dengan kombinasi titik Neiguan (P6) dan Zu San Li (St36) efektif menurunkan intensitas emesis gravidarum pada ibu hamil Trimester 1
Copyrights © 2025