Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran ornamen pada mata pelajaran Seni Budaya untuk siswa kelas X Jurusan Tata Busana di SMK Negeri 3 Payakumbuh, Sumatera Barat, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya keahlian seni rupa di kalangan guru seni, yang mengakibatkan penekanan pada seni pertunjukan dibandingkan seni rupa seperti kriya dan ornamen. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa memperoleh hasil dalam kategori “Baik” hingga “Sangat Baik”, dengan skor berkisar antara 85–95. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan proyek berbasis ornamen dalam kurikulum Seni Budaya dapat secara efektif menumbuhkan kreativitas visual dan apresiasi terhadap warisan budaya di kalangan siswa sekolah kejuruan.
Copyrights © 2025