Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur penyajian dikie mauluik di Korong Bukit Bio-bio, Nagari Sikucua Utara, Kabupaten Padang Pariaman. Dikie mauluik adalah seni vokal tradisi Islam Minangkabau yang berfungsi sebagai sarana spiritual dan penguat identitas kolektif masyarakat. Penyajian dikie mauluik terdiri atas 12 pasal lagu dari kitab Syarafal Anam yang dinyanyikan secara bergantian oleh urang siak dengan formasi duduk melingkar. Pelaksanaan dilakukan pada malam dan siang hari di surau, dengan partisipasi kuat dari masyarakat setempat seperti pemuda, ibu rumah tangga, hingga niniak mamak. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini menyiratkan nilai religiusitas, kebersamaan dan sarana spritualitas bagi masyarakat Korong Bukit Bio-bio, Nagari Sikucua Utara, Kabupaten Padang Pariaman.
Copyrights © 2025