Chelsea Football Club (Chelsea FC) merupakan klub Liga Inggris papan atas dengan penggemar yang tersebar di seluruh dunia, tidak hanya di Inggris atau Eropa. Kesuksesannya telah menarik jutaan penggemar, termasuk di Indonesia. Penelitian ini meneliti interaksi simbolik dalam proses pembentukan identitas sosial anggota Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC). Teori konstruktivis digunakan bersamaan dengan Teori Identitas dan Identitas Sosial, serta pendekatan interaksi simbolik untuk memahami identitas sebagai penggemar Chelsea FC. Sebagai penelitian deskriptif, data dihimpun dari para informan dan melalui observasi lapangan. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana interaksi simbolik berperan dalam konstruksi identitas diri yang terbentuk dari proses eksplorasi melalui keluarga, teman, dan media massa. Penelitian ini juga mengkaji hubungan antara komitmen dengan loyalitas, serta peran kategorisasi, identifikasi, dan perbandingan sosial dalam proses pembentukan identitas. Hasilnya menunjukkan bahwa interaksi simbolik pada level komunitas (society), diri anggota (self), dan proses pemaknaan (mind) membentuk CISC sebagai kelompok yang loyal, serta memiliki rasa kasih sayang, solidaritas, dan kekeluargaan yang kuat antar anggota.
Copyrights © 2025