Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana media Sumatera Ekspres dalam memberitaan kasus Pembunuhan Anton Eka Saputra Pegawai Koperasi di Palembang Masalah yang diangkat dalam penelitian ini mengenai analisis Berita Pembunuhan Anton Eka Saputra Pegawai Koperasi yang di bingkai oleh Media Sumatera Ekspres penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif. Analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan model Robert etman. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati teks berita dengan empat struktur analisis framing tersebut, yaitu, define problem (pendefisian masalah), diagnose causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah) make moral judgement (membuat keputusan moral), treatment recommendation (menekankan penyelesaian) Penelitian ini menganalisis 3 judul berita yang terdapat pada media Sumatera Ekspres. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa framing berita ini Media Harian Sumatera Ekspress dalam mendefinisikan masalah (Define Problem) terkait kasus Pembunuhan Pegawai Koperasi Anton Eka Saputra yang di Cor Semen oleh Bos Distro Anti mahal Sumber masalah (Diagnoses Case) Dalam Pemberitaan ini yang menjadi penyebab masalah adalah Di duga sakit hati pelaku bos distro anti mahal karena hutang Dari Rp5 juta menjadi Rp 24 juta. Belum lagi pelaku menerima perlakuan kasar saat menagih yang menyebabkan sakit hati, jadi kepikiran untuk membunuh, (Make Moral JudgEment) pelaku melanggar undang dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana jo Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang Curas yang menyebabkan korban meninggal (treatment recommendation) atau solusi penyelesaian Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan vonis hukuman mati kepada tiga terdakwa.
Copyrights © 2025