Artikel ini bertujuan melihat dari dekat isu-isu ekologis dalam animasi The Little Prince (2015), karya sutradara Mark Osborn. Animasi ini digarap berdasarkan cerita novela The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupery (1943). Untuk mengkaji isu-isu ekologis tersebut, artikel ini menggunakan pendekatan ekokritik dengan menggunakan surat ensiklik Paus Fransiscus Laudato Si’ (yang dikeluarkan pada tahun yang sama) sebagai acuan dalam mengkaji masalah ekologi. Pendekatan yang digunakan dalam analisis ini adalah kajian narasi dan mise-en-scene yang mencermati unsur-unsur formal sebuah film. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa animasi The Little Prince menyampaikan isu dan pesan ekologis yang senada dengan isu dan pesan ensiklik Laudato Si yang menyerukan konsep ekologi integral yang rmencakup dimensi manusiawi dan sosial. Ajakan Laudato Si’ yang bernuansa religius tersampaikan dengan jelas dalam animasi The Little Prince.
Copyrights © 2025