Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi manfaat terhadap minat penggunaan fintech lending pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh dari 100 responden yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Instrumen pengumpulan data diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dilakukan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan fintech lending. Sebaliknya, persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat tidak memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman mahasiswa tentang keuangan lebih menentukan dalam membentuk minat terhadap penggunaan layanan fintech lending dibandingkan persepsi terkait kemudahan atau manfaat yang dirasakan.
Copyrights © 2025