Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode Six Sigma dalam mengurangi defect pada kantong pupuk di PT. Petrokopindo Cipta Selaras. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis data melalui wawancara, observasi, dan analisis data defect dalam produksi. Hasil penelitian menunjukkan berbagai jenis defect, seperti kantong yang sobek, jahitan yang tidak sempurna, dan ketidaksesuaian berat kantong. Pengukuran menunjukkan rata-rata DPMO sebesar 6.631,61 dengan nilai sigma 3,98, yang masih di bawah standar Six Sigma, berdampak negatif pada efisiensi produksi dan reputasi perusahaan. Melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) ditemukan faktor penyebab defect meliputi aspek manusia, mesin, bahan baku, metode, dan lingkungan. Implementasi perbaikan yang diusulkan mencakup penambahan pengawas produksi, mesin penghancur dan pengering, pergantian jarum jahit secara berkala, penegakan SOP dengan inspeksi harian, serta peningkatan kebersihan lingkungan kerja. Diharapkan langkah-langkah ini dapat menurunkan tingkat defect dan meningkatkan kualitas produk. Dengan penerapan Six Sigma, perusahaan diharapkan mencapai efisiensi operasional yang lebih baik dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2025