Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kepemimpinan Ratu Kalinyamat dalam buku “Laporan Hasil Penelitian Empiris Ratu Kalinyamat Perempuan Pelopor Anti-Kolonialisme 1549-1579” dengan menggunakan teori pemberdayaan Max Weber. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sedangkan pendekatan kajian pustaka digunakan untuk mengekstrak informasi terpenting dari narasi buku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Ratu Kalinyamat didasarkan pada legitimasi tradisional sebagai pewaris dinasti Demak, otoritas kharismatik yang ditunjukkan oleh keberanian dan kepemimpinannya selama ekspedisi militer melawan Portugis, dan otoritas rasional-legal melalui kebijakan mengenai penguasaan pelabuhan, perdagangan, dan aliansi strategis. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa narasi buku tersebut berhasil menggambarkan Ratu Kalinyamat sebagai pemimpin perempuan yang kuat dan visioner yang berhasil mendobrak identitas gender dalam sejarah nusantara. Lebih jauh, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang kepemimpinan perempuan dan menyoroti pentingnya menafsirkan kembali narasi sejarah secara adil dan setara.
Copyrights © 2025