Latar Belakang: Mahasiswa kos dengan keterbatasan ekonomi sering menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pola konsumsi tidak sehat mahasiswa kos, kendala yang dihadapi, dan potensi strategi promosi kesehatan.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa kos yang memiliki keterbatasan ekonomi. Wawancara dilakukan secara daring menggunakan panduan semi-terstruktur, untuk kemudian dianalisis secara tematik.Hasil: Keterbatasan dana memaksa mahasiswa memilih makanan murah dan mudah diolah, seperti mie instan. Pola makan ini berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental, termasuk kelelahan, mudah lapar, dan sulit konsentrasi. Mahasiswa banyak memilih media digital sebagai tempat yang cocok untuk promosi kesehatan.Kesimpulan: keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama dalam pola konsumsi mahasiswa kos. Promosi kesehatan berbasis edukasi praktis dan digital dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pola makan yang lebih sehat dengan mempertimbangkan kondisi mereka.
Copyrights © 2025