Dalam beberapa tahun terakhir, serangan SMS phishing (smishing) telah menunjukkan peningkatan signifikan secara global, termasuk di Indonesia, dengan modus yang semakin variatif dan kompleks. Serangan ini mengeksploitasi kelemahan dalam sistem perpesanan seluler dan rendahnya literasi keamanan digital untuk memperoleh informasi sensitif dari korban. Penelitian ini mengusulkan Smishing Guard, sebuah strategi terintegrasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mendeteksi dan merespons ancaman SMS phishing secara adaptif dan kontekstual. Sistem ini dikembangkan dengan memanfaatkan data dari SMS public gateway sebagai sumber informasi awal, yang merepresentasikan pesan-pesan mencurigakan yang kerap digunakan dalam skema phishing. Melalui pendekatan pembelajaran mesin dan analisis berbasis fitur linguistik dan metadata, Smishing Guard mampu mengidentifikasi pola serangan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Selain itu, strategi respons yang diusulkan mencakup notifikasi real-time kepada pengguna serta penyusunan basis data phishing dinamis sebagai upaya mitigasi jangka panjang. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi signifikan dalam memperkuat ekosistem keamanan siber, khususnya dalam menanggulangi ancaman smishing yang kian kompleks di era digital.
Copyrights © 2025