Salah satu alat yang ada dilaboratorium teknik mesin adalah alat Mekanika Fluida yang dapat digunakan sebagai alat praktikum mesin mesin fluida. Proses pengujian yang penulis lakukan pada sistem perpipaan menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa parallel horizontal. Dari pembuatan dan pengujian yang dilakukan dilaboratorium penurunan tekanan yang terjadi cenderung mengalami peningkatan bila panjang pipa yang digunakan besar dan jumlah komponen perpipaan yang digunakan semakin banyak. Dengan adanya perhitungan yang matang dari segi bahan pipa dan komponen perpipaan yang digunakan serta perhitungan yang tepat maka akan diperoleh hasil pembuatan alat uji yang baik. Proses pembuatan alat uji pompa di bagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama fokus kepada pembuatan meja kerja, dan bagian yang ke dua fokus kepada pembuatan rangkaian sistem perpipaan. Dimana setelah proses ini semua selesai dilaksanakan barulah kita posisikan bak penampung air sesuai dengan posisi yang telah di tentukan sehingga dapat kita isi dengan fluida cair (air) sesuai dengan takaranya, setelah itu baru kita lakukan pengujian. Dari hasil pengujian yang di lakukan diperoleh bahwa penurunan tekanan yang terjadi pada pipa lurus dan memiliki sedikit komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan horizontal lebih kecil dibandingkan dengan sistem perpipaan yang memiliki belokan dan banyak komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan baik yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa paralel. Dengan demikian dapat penulis simpulkan bahwa penggunaan pipa yang lurus atau sedikit belokan dan sedikit pemasangan komponen perpipaan akan lebih baik dan efektif serta bisa diterapkan sebagai alat uji praktikum mekanika fluida.
Copyrights © 2025