Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pengelolaan limbah rumah tangga dan mengevaluasi strategi untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam manajemen limbah berbasis sumber di Kabupaten Gianyar. Melalui pendekatan kualitatif, penyelidikan mengungkapkan bahwa peningkatan kesadaran untuk mempromosikan lingkungan rumah tangga yang lebih bersih dan lebih sehat, dikombinasikan dengan kenyamanan dan keuntungan ekonomi dari memanfaatkan Bank Sampah, merupakan faktor kunci dalam keterlibatan perempuan. Sementara itu, alasan kurangnya partisipasi perempuan dalam proses pengumpulan dan evaluasi berasal hanya dari keinginan mereka yang puas dengan keberadaan program Bank Sampah, TPS 3R, dan Puspa Aman. Inisiatif pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pengelolaan limbah independen termasuk penciptaan kad lingkungan yang terdiri dari anggota PKK untuk menyampaikan pengetahuan kepada perempuan tentang pengolahan limbah berbasis sumber. Selain itu, pemerintah telah berkolaborasi dengan perusahaan swasta yang terlibat dalam proyek-proyek lingkungan untuk menawarkan dukungan kepada masyarakat, khususnya perempuan, menuju pelaksanaan program pengelolaan limbah berbasis sumber dengan cara yang berkelanjutan dan efektif.
Copyrights © 2025