Kampung Eduwisata Bhinneka merupakan salah satu kampung tematik di tengah kota Jakarta dan berada di kawasan Komplek Angkasa Pura, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Kampung yang mengembangkan konsep wisata edukasi berbasis lingkungan ini memiliki salah satu satu potensi keunggulan yaitu Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri yang aktif dalam berbagai kegiatan pengelolaan sampah dan pengendalian perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bank sampah sebagai daya tarik wisata edukasi yang memberikan pengalaman langsung bagi pengunjung dalam mengetahui proses pengolahan sampah. Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu proses pemilahan sampah organik dan organik, pembuatan kompos, produksi pupuk cair dan eco enzyme dari sampah organik, serta kerajinan tangan dari sampah anorganik. Kemampuan Bank Sampah Hijau Selaras Mandiri dalam ekonomi kreatif dapat menjual jasa edukasi terkait proses pengolahan sampah menjadi barang yang bernilai jual. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola, FGD, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa keberadaan bank sampah memiliki daya tarik edukasi yang kuat dan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang wisata berbasis edukasi dengan melibatkan aspek 3A (atraksi, amenitas, aksesibilitas).
Copyrights © 2025