Penelitian ini meneliti pengaruh lapisan graphene oxide pada polimer fiber optic terhadap sensitivitas dan penambahan lebar daerah aktif pada sensor kelembaban tanah berbasis polimer fiber optic. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan serat optik polimer yang telah dilapisi graphene oxide sebagai sensor untuk mengukur kelembaban tanah dan untuk melihat pengaruh lapisan tersebut terhadap sensitivitas sensor. Penelitian dimulai dengan fabrikasi graphene oxide menggunakan metode Hummers, yang kemudian dikarakterisasi dengan scanning electronmicroscope (SEM), fourier transform infra red (FTIR), dan x-ray diffraction (XRD). Selanjutnya dilakukan perakitan alat dan pelapisan graphene oksida pada polimer serat optik. Pengukuran sensitivitas sensor dilakukan dengan membandingkan sensor yang tidak dilapisi dan yang dilapisi graphene oxide, dengan mentransmisikan sinar laser dari amplifier OMRON E3X-HD11 melalui kabel polimer serat optik yang telah dikelupas. Kelembaban tanah diukur dari tanah dalam kotak plastik yang diberi udara secara berkala, dan hasil intensitas cahaya pada amplifier dibandingkan dengan hygrometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelapisan graphene oxide dapat meningkatkan efektivitas dan sensitivitas pengukuran, disebabkan oleh gugus oksigen pada graphene oxide yang menyerap udara di tanah. Sensor berbasis serat optik polimer yang dilapisi graphene oksida menunjukkan sensitivitas lebih baik dibandingkan yang tidak dilapisi, dengan peningkatan linearitas dari 0,63 menjadi 0,99.
Copyrights © 2025