Tabayyun : Journal of Islamic Studies
Vol. 3 No. 02 (2025)

Pornografi dan Pornoaksi dalam Perspektif Fiqh Kontemporer dan Sistem Hukum di Indonesia

Syafiq Al Fiqri (Unknown)
Sato Ryu Kevin (Unknown)
Muhammad Ihsan Sinaga (Unknown)
Femas Adi Putra (Unknown)
Gilang Ramadhan (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2025

Abstract

Pornografi dan pornoaksi merupakan permasalahan sosial yang semakin kompleks di tengah kemajuan teknologi digital. Fenomena ini bukan hal baru di Indonesia, namun perkembangannya semakin pesat seiring mudahnya akses melalui perangkat digital seperti smartphone, laptop, dan komputer. Dalam perspektif Islam, meskipun istilah pornografi tidak disebutkan secara eksplisit, larangan terkait melihat atau memperlihatkan aurat serta mendekati perbuatan zina telah diatur secara tegas dalam Al-Qur’an, Hadis, dan kaidah fikih. Di sisi lain, dalam sistem hukum Indonesia, terutama dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), cyber pornography diklasifikasikan sebagai kejahatan terhadap kesusilaan. Fenomena ini juga erat kaitannya dengan sistem ekonomi pasar, di mana pornografi kerap dijadikan komoditas yang sulit diberantas secara total. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut definisi serta kedudukan hukum pornografi dan pornoaksi dari perspektif Islam dan sistem hukum Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengacu pada buku, e-book, internet, dan jurnal ilmiah, sehingga menghasilkan analisis yang valid dan relevan untuk dipelajari lebih lanjut.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

tabayyun

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Tabayyun Journal of Islamic Studies invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and others which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, ...