Bumi menghadapi berbagai tantangan krisis lingkungan akibat eksploitasi berlebihan dan ketidakseimbangan ekosistem. Masalah krisis lingkungan dapat diatasi dengn pendekatan Teologi hijau. Artikel ini bertujuan untuk menawarkan pendekatan holistik dalam pemulihan ekosistem melalui iman dan aksi nyata lewat tindakan bijaksana dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem lingkungan dimulai dari kesadaran ekologis bahwa manusia bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menjaga dan merawat sesuai dengan firman Tuhan di awal penciptaan bumi. Tindakan nyata dalam pemulihan lingkungan dapat dimulai dari pemimpin gereja lewat Khotbah dan Doa tentang pemulihan lingkungan, lembaga pendidikan melalui edukasi peduli lingkungan kepada generasi muda, penggunaan pupuk organik ramah lingkungan dalam usahatani, penggunaan teknologi hijau dan energi terbarukan serta penegakkan hukum yang ketat. Pemulihan ini dapat berlansung lama ketika gereja, pemerintah, dan masyarakat terus bekerja sama guna menjaga keseimbangan alam bagi generasi mendatang.
Copyrights © 2025