Kota Serambi Madinah (Gorontalo) merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan prevalensi diabetes yang cukup tinggi dengan angka kejadian sebanyak 23.950 orang yang terdiagnosis pada tahun 2023 (Dinkes Gorontalo, 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar glukosa darah terhadap pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi pada luka ulkus diabetik di Kota Serambi Madinah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif non eksperimen dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengkajian luka menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool pada 80 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Pada penelitian ini ditemukan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus yang terbanyak adalah dengan kadar glukosa darah tinggi atau sebesar 58,7% dengan kondisi luka kategori <25%, granulasi (skor 4) sebanyak 45% pasien dan jaringan epitel pasien yang datang ke klinik berada pada tahap < 25% sebanyak 60%. Berdasarkan uji chi square for fren yang digunakan pada penelitian ini, dihasilkan nilai (p = 0.000). yang bermakna bahwa ada hubungan kadar glukosa darah dengan jaringan granulasi dan epitelisasi pada luka pasien diabetes mellitus di kota Serambi Madinah
Copyrights © 2025