Laju Pertumbuhan Penduduk mengacu pada tingkat faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan dan penurunan jumlah penduduk. Perkembangan jumlah penduduk di pemerintahan daerah menyebabkan laju pertumbuhan penduduk menjadi tidak terkendali. Di Pulau Jawa, laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2020 hingga 2021 meningkat signifikan sebesar 3,125%. Peningkatan jumlah penduduk ini menimbulkan berbagai masalah ekonomi dan sosial. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pemodelan spasial yang efektif dan komprehensif, yaitu Geographically Weighted Logistic Regression (GWLR) dengan pembobot Fixed Gaussian dan Adaptive Gaussian. Pemodelan GWLR bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk di setiap kabupaten/kota di Pulau Jawa. Berdasarkan hasil pemodelan GWLR dengan AICc, fungsi kernel Fixed Bi Square memiliki nilai 137,545. Ini menunjukkan bahwa pemodelan laju pertumbuhan penduduk di setiap kabupaten/kota berbeda-beda. Hasil pemodelan GWLR di Pulau Jawa menunjukkan bahwa ada 29 kabupaten/kota dengan laju pertumbuhan penduduk yang signifikan pada variabel pasangan usia subur peserta KB dan angka kematian bayi, sedangkan 71 kabupaten/kota memiliki laju pertumbuhan penduduk yang signifikan pada variabel pasangan usia subur peserta KB.
Copyrights © 2025