Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital para pedagang buku konvensional di kawasan Kwitang melalui pelatihan pengelolaan toko daring berbasis model SOSTAC (Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini mengkaji tahapan transformasi digital yang dijalani peserta, mulai dari pemetaan kebutuhan hingga evaluasi efektivitas pelatihan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai toko daring, dan 75% berhasil mengoperasikan akun serta mengunggah produk ke platform digital seperti Tokopedia dan Shopee. Meskipun terdapat hambatan seperti rendahnya literasi digital dan keterbatasan infrastruktur, pendekatan sistematis melalui SOSTAC terbukti mampu meningkatkan kesiapan pedagang menghadapi era digital. Temuan ini mendukung relevansi model SOSTAC dan teori Difusi Inovasi dalam konteks pemberdayaan UMKM lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam penyusunan strategi penguatan literasi digital berbasis komunitas
Copyrights © 2025