Perubahan iklim global mendorong transformasi dalam sektor konstruksi melalui pendekatan green construction. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis material green construction yang digunakan dalam proyek konstruksi di Indonesia serta mengetahui tahapan proyek di mana material tersebut paling sering diaplikasikan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 60 responden yang memiliki pengalaman dalam bidang konstruksi. Data diperoleh melalui kuesioner dengan pilihan ganda untuk jenis material dan pilihan tunggal untuk tahapan proyek. Hasil menunjukkan bahwa Bata Ramah Lingkungan menjadi material paling banyak digunakan, diikuti oleh Bambu dan Beton Ramah Lingkungan. Sementara itu, tahapan proyek yang paling sering melibatkan penggunaan material green construction adalah Tahap Perencanaan dan Desain, disusul oleh Tahap Pemilihan Material. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesadaran terhadap pentingnya green construction sudah mulai terbentuk pada tahap awal proyek. Namun, adopsi material inovatif seperti Geopolimer dan Rami masih rendah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi dan aksesibilitas terhadap material hijau agar implementasi green construction dapat berjalan lebih komprehensif di semua tahapan proyek.
Copyrights © 2025