ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan usahatani, serta titik impas produksi dan harga semangka di Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Data dianalisis menggunakan metode analisis keuntungan, kelayakan usaha dengan perhitungan R/C, serta penentuan Break Even Point (BEP) baik dari segi produksi maupun harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan oleh setiap petani sebesar Rp 1.952.348,00, sementara biaya variabel rata-rata sebesar Rp 5.225.272,00. Selain itu, rata-rata biaya bunga modal mencapai Rp 9.368,00 . Total biaya yang dikeluarkan seluruh petani mencapai Rp 137.614.112,00 , dengan rata-rata Rp 6.255.186,00 per petani. Produksi rata-rata semangka mencapai 7.272 kilogram dengan penerimaan sebesar Rp 18.181.818,00. Rata-rata pendapatan bersih yang diterima petani adalah Rp 11.926.631,00 . R/C yang diperoleh adalah 2,86, yang menunjukkan bahwa usaha tani ini menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Analisis BEP menunjukkan bahwa untuk mencapai titik impas, petani harus memproduksi minimal 573,00 kilogram semangka dengan harga jual minimal Rp 872,00 per kilogram.Kata Kunci: Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Break Even Point (BEP), Semangka
Copyrights © 2025