Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem irigasi otomatis yang dirancang khusus untuk mendukung petani bawang merah di wilayah Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Sistem ini mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) dengan mengintegrasikan sensor kelembapan tanah dan sensor cahaya untuk memantau kondisi lingkungan secara real-time. Tujuan utama dari sistem ini adalah kemampuan untuk mengoptimalkan penggunaan air irigasi dengan menyiram tanaman bawang merah secara otomatis berdasarkan tingkat kelembapan tanah yang terdeteksi oleh sensor. Selain itu, integrasi sensor cahaya memungkinkan sistem untuk menyesuaikan jadwal irigasi sesuai dengan intensitas pencahayaan, sehingga proses irigasi lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Sistem ini dilengkapi dengan kemampuan kendali jarak jauh melalui aplikasi Telegram, yang memungkinkan pengguna untuk memantau kondisi lahan, menerima notifikasi, dan mengendalikan sistem irigasi secara langsung dari perangkat seluler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem irigasi otomatis ini mampu berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan tanaman bawang merah. Sistem berhasil mengoptimalkan penggunaan air irigasi dengan menyiram tanaman hanya saat kelembapan tanah di bawah ambang batas yang ditentukan. Integrasi dengan aplikasi Telegram juga memberikan kemudahan bagi petani dalam memantau dan mengendalikan irigasi tanpa harus hadir secara langsung di lahan. Dengan teknologi ini, diharapkan dapat tercapai peningkatan produktivitas dan efisiensi dalam budidaya bawang merah, sekaligus membantu petani mengelola sumber daya air secara lebih bijaksana dan efektif.
Copyrights © 2025