ABSTRAK Penggunaan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) oleh pelaku IKM Tekstil tradisional masih banyak dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Alat tenun ini dapat dipergunakan untuk memproduksi kain tenun tradisional dan kerajinan tekstil lainnya. Sistem penyisipan pakan dengan teropong pada ATBM telah diakui sebagai sebuah kemajuan signifikan dan berdampak besar terhadap teknologi pertenunan. Telah dilakukan penelitian dan pembuatan purwa rupa ATBM yang dengan cara memodifikasi bagian laci sehingga memungkinkan penggunaan tiga buah teropong saat menenun. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur usability ATBM multi teropong saat dipergunakan untuk membuat kain dengan motif warna ke arah lebar. Empat orang operator ATBM direkrut sebagai responden untuk melakukan percobaan. Keempat responden diminta untuk membuat kain bermotif tiga warna pakan dan merespon 30 pernyataan dalam kuesioner USE yang mendeskripsikan variabel usefulness, ease of use, ease of learn dan satisfaction. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat usability ATBM tiga teropong memperoleh persentase 62,78% (kategori layak). Keywords: ATBM, ATBM Tiga Teropong, usability
Copyrights © 2025