Metode non-invasif telah merevolusi cara pengambilan sampel darah. Metode invasif, seperti menusukkan jarum pada jari, sering kali membuat pasien tidak nyaman. Misalnya, metode invasif digunakan untuk memeriksa kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah, yang merupakan penyakit tidak menular. Proses ini memerlukan pengambilan darah dan pencatatan hasilnya pada kertas rekam medis. Kekurangan metode ini antara lain ketidaknyamanan bagi pasien yang memiliki jadwal padat dan fobia jarum. Oleh karena itu, penelitian ini menciptakan alat untuk mengukur gula darah, kolesterol, asam urat, dan suhu tubuh menggunakan internet of things (IoT) dengan platform Blynk. Dari tiga pengujian alat tersebut, nilai gula darah berkisar antara 76–79 mg, kolesterol antara 122–125 mg, dan asam urat antara 5–6 mg. Suhu tubuh tercatat antara 36–37 °C. Persentase kesalahan hasil pemeriksaan juga menunjukkan nilai kecil, di bawah 5%: gula darah antara 2,63–3,85%, kolesterol 1,64–2,44%, asam urat 1,79–4,20%, dan suhu tubuh 0,24–0,77%.
Copyrights © 2025